8 Prinsip Dasar Desain Interior Untuk Ciptakan Ruangan Impian
superadmin on 6 May 2019
Setiap orang pasti menginginkan suatu ruangan dengan desain interior yang bagus dan nyaman, banyak interior yang dirancang memiliki keunikan dan ciri khas tersendiri. Namun membuat suatu ruangan yang bagus dan nyaman tidak semudah yang dibayangkan, banyak aspek dan prinsip yang harus kita ketahui untuk dapat mewujudkannya. Faktanya kami pun sebagai kontraktor interior Indonesia selalu menggunakan prinsip-prinsip dalam setiap pengaturan desain interior, sehingga hasilnya selalu memuaskan.
Desain interior yang baik adalah desain yang memiliki keseimbangan, setiap desain memiliki porsi yang sama dan tidak terlihat lebih condong pada salah satu unsur, hal ini harus diperhatikan agar semua unsur selaras dan seimbang. Terdapat 3 jenis keseimbangan, yaitu:
Merupakan titik fokus perhatian atau menjolkan suatu unsur yang akan menjadi sorotan utama bahkan memberi kesan baik pada saat pandangan pertama memasuki ruangan. Misalnya pada salah satu desain interior yang ingin menonjolkan hiasan dinding yang sangat indah, yaitu menjadi titik fokus pusat perhatian pada suatu ruangan.
8 Prinsip Dasar Desain Interior
Bagi yang ingin menata suatu ruangan dengan desain interior yang bagus, unik, dan nyaman, terdapat beberapa prinsip yang wajib diketahui. Dengan mengetahui prinsip-prinsip dasar desain interior maka akan mempermudah dan menginspirasi, diantaranya adalah sebagai berikut:1. Kesatuan dan Harmonisasi
Setiap unsur-unsur desain harus saling menyatu dengan baik, saling mendukung, melengkapi, menyatu dan terlihat harmonis. Dengan adanya kesatuan dan harmonisasi dalam setiap unsur-unsur desain, maka akan terlihat sempurna dan sesuai dengan konsep yang sudah ditentukan. Misalnya keserasian antara warna, pola, bentuk dan material desain.2. Keseimbangan

- Simetris: keseimbangan yang sederhana sebagai suatu unsur yang berulang pada setiap sisi nya, keseimbangan ini harus diperhatikan karena dapat memberikan kesan yang monoton dan membosankan, misalnya penataan kasur dengan 2 meja keceil pada setiap sisi nya.
- Asimetris: Segala warna, bentuk, dan tekstur terlihat serasi satu sama lain tanpa terlihat monoton, misalnya penataan suatu peralatan yang menarik seperti adanya Meja besar dan ditempatkannya meja-meja kecil disisi lainnya.
- Radial: Yaitu suatu keseimbangan dimana unsur terdapat pada satu titik tengah dan terdapat unsur lain yang memancar disekitarnya, misalnya meja makan bundar yang dikelilingi oleh 5 kursi disekitarnya.
3. Irama
Seperti musik yang memiliki irama, desain interior juga memiliki suatu irama, irama dalam hal ini yaitu adanya urutan dan penataan yang harmonis. Irama sangat penting dalam meningkatkan keindahan dan kenyamanan, misalnya pada dekorasi dinding dengan jarak dan peletakan yang berurutan secara rapi.4. Komposisi
Hal yang sangat penting lainnya adalah komposisi, yaitu penataan unsur-unsur interior menjadi lebih nyaman. Misalnya pada denah komposisi suatu ruangan kerja, dilakukan komposisi penataan ruanganan rapat, pegawai, dan ruang direktur.5. Skala dan Proporsi
Setiap ruangan memiliki kesan yang berbeda, terkadang terasa sempit dan di beberapa ruangan lain terasa sangat luas. Hal ini lah yang menjadi faktor pentingnya skala dan proporsi dalam membuat desain interior.6. Titik Fokus
